Studi Baru Ungkap Manfaat Jalan Kaki Kurangi Risiko Kematian

Studi Baru Ungkap Manfaat Jalan Kaki Kurangi Risiko Kematian

Studi Baru Ungkap Manfaat Jalan Kaki Kurangi Risiko Kematian

Studi terbaru dari JAMA menunjukkan manfaat jalan kaki yang bisa mengurangi risiko kematian. Lantas seberapa lama langkah kaki yang harus digerakkan manusia untuk mendapatkan manfaat tersebut?

Berbagai macam hal dilakukan oleh banyak kalangan salah satunya peneliti di bidang kesehatan agar bisa menekan risiko kematian. Salah satu wujud yang dilakukan di bidang kesehatan adalah dengan melakukan penelitian.

Risiko kematian yang tinggi memang menjadi permasalahan klasik di berbagai negara. Namun tahukah Anda terdapat berbagai macam faktor yang melatarbelakangi peningkatan risiko kematian pada seseorang.

Gaya hidup yang kurang sehat menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko kematian seseorang. Gaya hidup yang kurang menyehatkan tentunya erat dengan masyarakat di berbagai kota besar.

Sebenarnya masyarakat dapat membiasakan diri dengan menerapkan gaya hidup yang menyehatkan. Seperti misalnya berjalan kaki setiap hari demi mengurangi peningkatan risiko kematian.

Studi Terbaru Mengenai Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan

Sebuah studi terbaru dikeluarkan oleh JAMA yang dilansir dari Medical News Today. Studi kesehatan tesebut berkaitan dengan aktivitas jalan kaki dengan hitungan ribuan langkah dalam sehari.

Seseorang yang aktif berjalan kaki sebanyak 7 ribu lebih langkah dalam sehari memiliki risiko kematian lebih kecil. Hal tersebut didapat dengan membandingkan orang yang berjalan kaki dan tidak melakukannya.

Namun bagaimana jika Anda tidak melakukan aktivitas jalan kaki 7 ribu kaki atau kurang dari 10 ribu langkah setiap hari? Apakah hal tersebut juga berdampak pada risiko kematian?

Artikel Menarik Lainnya :  Terkena Penyakit Gula Darah Hindari Beberapa Hal Berikut

Rupanya dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa risiko kematian orang yang berjalan kaki sebanyak 7 ribu langkah menurun. Jika dihitung penurunan risiko kematian sekitar 50 sampai 70 persen.

Studi mengenai manfaat jalan kaki juga didukung oleh pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC. Fisik yang aktif menurutnya sangat bermanfaat untuk kesehatan mental maupun tubuh.

Bahkan seseorang yang rutin dan konsisten berjalan kaki biasa dapat menurunkan risiko terkena penyakit. Diantaranya penyakit kardiovaskular sampai diabetes tipe dua yang umumnya menyerang banyak orang.

Studi lain tentang manfaat kebiasaan berjalan kaki pada seseorang diterbitkan pada tahun 2020 silam. Dalam penelitian tersebut terungkap risiko kematian seseorang yang berjalan 7 hingga 8 ribu langkah.

Rupanya risiko kematiannya cenderung lebih rendah daripada orang yang hanya berjalan kaki sebanyak 4 ribu langkah dalam sehari. Dalam studi juga mengungkapkan manfaat berjalan kaki pada lansia.

Manfaat Jalan Kaki Selain Mengurangi Risiko Kematian

Orang yang mempunyai kebiasaan berjalan kaki setiap orang akan terhindar dari risiko tinggi diabates. Terlebih jika orang tersebut berasal dari kalangan lansia yang berusia 70 tahun ke atas.

Namun manfaat tersebut lebih efektif jika dilakukan dengan memerhatikan jumlah langkah jauh daripada intensitasnya. Tidak hanya itu saja diet jalan kaki juga memberikan manfaat bagi orang yang melakukanya secara rutin.

Selain dapat mengurangi risiko kemarin upaya jalan kaki secara konsisten setiap hari dipercaya menurunkan berat badan. Ide berjalan kaki dengan jumlah 10 ribu langkah awalnya dilakukan untuk tujuan lain.

Tujuan jalan kaki sebanyak 10 ribu langkah tersebut yaitu untuk menurunkan berat badan. Beberapa orang juga melakukannya dengan tujuan lain yaitu agar dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Artikel Menarik Lainnya :  Suntik Vaksin COVID Ketiga Tingkatkan Imun, Studi di Israel

Kendati demikian untuk tujuan diet tentunya tetap harus ada penghitungan pembakaran kalori. Secara umum pembakaran kalori setiap orang dari angka 30 sampai 40 kalori per 1000 langkah.

Dengan demikian berjalan 10 ribu langkah hanya membakar 300 sampai 400 kalori. Jadi, manfaat jalan kaki untuk mengurangi risiko kematian dan diet didapat dengan hitungan 10 ribu langkah lebih.

Check Also

Indonesia Kembangkan Tes COVID-19 Baru, Sensitivitas Disebut Setara DenganPCR

Indonesia Kembangkan Tes COVID-19 Baru, Sensitivitas Disebut Setara DenganPCR

Indonesia dilaporkan sedang mengembangkan tes COVID-19 baru dengan model Nucleic Acid Amplification Assay (NAAT). Tes …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *