Tokoh Populer Diprediksi Sulit Maju di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Tokoh Populer Diprediksi Sulit Maju di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Sejumlah tokoh populer seperti Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Dedi Mulyadi, dan Gandjar Pranowo diprediksi bakal sulit maju sebagai calon presiden di pemilu 2024. Mereka kemunginan besar tidak akan mendapat dukungan partai. Para ketua dan elite-lah yang diagendakan untuk saling bersaing di pemilihan presiden periode mendatang. Partai cenderung tidak memberi restu kepada sosok populer, apalagi jika bukan kader partai.

 

“Elite partai sepertinya tak akan mau memberikan karpet merah ke sosok yang bukan kader mereka di 2024,” ujar Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, sebagaimana dikutip dari Republika pada Rabu (15/9). Siapapun yang nantinya mencalonkan diri, lanjut dia, harus bisa membuktikan kemampuannya dalam mengatasi masalah perlambatan ekonomi global yang saat ini tengah terjadi.

 

Mereka juga harus memastikan ekonomi dan demokrasi bisa tetap tumbuh secara seimbang dan sehat. Menurutnya, kemajuan ekonomi yang tidak diimbangi oleh demokrasi akan sia-sia. Sebaliknya, demokrasi yang sehat tapi ekonomi babak belur juga suatu hal yang percuma. Ketika pilpres 2024 kemungkinan besar didominasi oleh pertarungan para pemimpin partai, mereka harus berkomitmen untuk menyelaraskan kemajuan ekonomi dan kesehatan demokrasi.

 

Ketimbang para tokoh populer, nama-nama ketua partai dan elite politik seperti Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudhoyono, Zulkifli Hasan, hingga Puan Maharani akan tampil ke panggung sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Ketika tidak ada pejawat, pertarungan akan bergantung pada coattail effect atau efek ekor jas. “Pertarungan kemungkinan besar terjadi antara ketua partai VS Elite partai,” lanjut dia.

 

Ketua partai dan elite memiliki kesempatan besar untuk maju dan bertarung dalam pilpres 2024 karena sejumlah alasan. Mereka memiliki kendaraan politik dan elektabilitas yang lebih kuat dibandingkan kepala daerah. Adi menyebut Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, misalnya, yang dinilai sangat realistis untuk mencalonkan diri sebagai presiden di 2024. Sebab, ketua partai yang juga berposisi sebagai Menko Perekonomian ini akan mendapatkan dukungan besar dari DPD dan DPC Partai Golkar di daerah.

Artikel Menarik Lainnya :  Revisi UU ITE dan UU Pemasyarakatan Masuk Prolegnas 2021

 

Tokoh lainnya yang menurut Adi sangat realistis untuk maju di Pilpres 2024 adalah Puan Maharani. Meskipun rekan separtainya, Gandjar Pranowo lebih populer, terutama di kalangan muda milenial, Puan akan tetap diunggulan untuk maju di Pilpres 2024. Bukan hanya karena ia memiliki garis keturunan yang dekat dengan Presiden Pertama RI Sukarno. Puan akan mendulang dukungan yang besar dari para kader PDIP, ketimbang Gandjar.

 

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga diprediksi masih akan tampil sebagai calon presiden di 2024. Meski sudah pernah mencalonkan diri sebanyak dua kali dan gagal, Prabowo memiliki peluang yang sangat besar untuk menang di pilpres mendatang. Terlebih, popularitasnya juga terus melesat dalam posisinya sebagai Menteri Pertahanan. Selain dukungan dari kader di daerah, Prabowo juga masih memiliki banyak pendukung yang loyal dari sejumlah lapisan masyarakat.

 

Capres di Pilpres 2024 sudah mulai dibicarakan, survei elektabilitas pun dilakukan sejumlah lembaga. Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo teratas dan Sandiaga Uno berpeluang asal berpasangan dengan yang berpengalaman di pemerintahan.

 

Berdasarkan survei nasional evaluasi kebijakan dan peta politik masa pandemi Charta Politika, elektabilitas Gandjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 berada di posisi teratas yakni 20,6%. Sebagaimana mengutip gatra.com, Gandjar merupakan salah satu kluster yang menjadi sorotan untuk tokoh capres, serta yang paling banyak mendapatkan simpati. “Tapi Ganjar belum resmi dipilih oleh PDI Perjuangan,” kata pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Jika sudah mendapat restu, lanjut dia, Gandjar kemunginan besar akan menang jika disandingkan dengan Sandiaga Uno dari Gerindra.

Check Also

Golkar Pastikan Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024

Golkar Pastikan Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Ahmad Doli Kurniya mengatakan pihaknya memiliki strategi dan pengawasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *