Sekilas Sejarah tentang emas sebagai uang
Image source from freepik.com

Sekilas Sejarah tentang emas sebagai uang

Ubah uang menjadi uang

Emas adalah salah satu elemen paling dinamis dari ekonomi modern, dan beberapa orang mungkin merasa menarik bahwa bentuk tertua dari penilaian komoditas fisik masih berkembang hingga saat ini. Koin emas pertama diproduksi pada 700 SM dan sejak itu logam mulia telah digunakan sebagai elemen pertukaran utama. Fakta bahwa ada kekurangan uang dan sangat berharga menjadikannya alat pertukaran yang sempurna, tidak peduli apa barang yang ditukar. Sejarah emas berubah menjadi emas mencakup 2600 tahun, dan titik balik dalam sejarah emas adalah tahun 1971.

Bagaimana emas berubah menjadi kertas?

Sepanjang sejarah, koin emas dan perak telah melalui proses korupsi. Koin semacam itu dibuat dari emas dan logam lain, dan nilai sebenarnya dari koin berfluktuasi dari waktu ke waktu. Proses pengubahan emas fisik menjadi uang dimulai ketika seorang tukang emas, yang telah menyimpan emas dengan bayaran untuk anggota masyarakat lainnya, mulai mengeluarkan tanda terima untuk penyimpanan. Ide tanda terima lebih nyaman daripada membawa logam asli, sehingga mereka dengan cepat menyebar dan orang-orang mulai terbiasa dengan ide uang kertas. Tukang emas secara bertahap menjadi bankir, dan proses evolusi mata uang terus berkembang.

Mengapa jendela emas ditutup?

15 Agustus 1971 adalah hari “Jendela Emas” ditutup oleh Presiden AS Richard Nixon. Sejak saat itulah , uang kertas tidak bisa lagi di rubah menjadi emas kembali. Ini adalah fakta bahwa kami telah menghilangkan logam mulia dari pertukaran mata uang. Untuk memahami mengapa situasi emas dalam perekonomian telah mencapai titik ini, mari kembali ke momen ketika para bankir melihat peluang untuk mengganti logam dengan uang kertas. Mereka memiliki kekuatan untuk menerbitkan kuitansi emas, sehingga para bankir mempertimbangkan untuk membuat lebih banyak kuitansi daripada yang mereka miliki. Tetapi, seperti yang dapat Anda bayangkan, praktik ini juga menjadi populer, dan para bankir segera mulai meminjamkan kwitansi ini kepada pemerintah dan pangeran awal zaman itu.

Artikel Menarik Lainnya :  Bagaimana Seorang Miliarder Mengelola Uang $1

Undang-undang dan peraturan baru tentang penggunaan emas

Inggris Raya adalah negara tempat para bankir mendirikan bank sentral pertama. Tujuan utama bank semacam itu adalah untuk meminjamkan uang kepada raja, tetapi juga berfungsi sebagai perlindungan bagi para bankir yang mengeluarkan lebih banyak uang yang dapat mereka tebus dengan emas. Namun, menjadi jelas bahwa praktik ini berdampak negatif pada perekonomian negara. Hal ini menyebabkan munculnya “Peeles Banking Act,” yang menyatakan bahwa bank tidak diperbolehkan untuk menerbitkan uang kertas lebih dari yang sebenarnya mereka miliki sebagai cadangan. Dengan demikian, pentingnya emas sebagai faktor penentu dalam perekonomian dunia tetap tinggi sepanjang sejarah keuangan modern.

Apa yang Anda ketahui tentang Emas Modern?

Evolusi yang menarik dari harga emas dimulai pada tahun 1934, ketika harga emas adalah $20. Sampai tahun 1971, harga emas tetap sekitar $35. Namun, karena perubahan ekonomi global, harga emas telah mencapai $300, di atas atau sangat dekat dengan ambang batas ini. Berbagai faktor dalam dunia geopolitik telah mempengaruhi evolusi harga emas modern.

Bisakah saya mengelola uang saya?

Pernahkah Anda berpikir tentang uang ketika Anda pergi bekerja atau berbelanja? Meskipun masyarakat modern mengakui emas sebagai barang fashion, negara-negara masih mengandalkan kekuatan logam mulia untuk menyeimbangkan ekonomi mereka. Anda mungkin tidak melihat emas di toko saat Anda membayar pajak atau menerima kredit dari bank, tetapi itu adalah faktor yang sangat terlibat dalam semua tindakan ini. Seperti yang diyakini sebagian besar orang, tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa sepanjang sejarah manusia kita sering didominasi oleh logam mulia ini.

Check Also

Pelayanan Pajak - Haji Isam "Mainkan Matamu", ingat seruan Sri Mulyani

Pelayanan Pajak – Haji Isam “Mainkan Matamu”, ingat seruan Sri Mulyani

Kasus korupsi mantan pejabat pajak di Kementerian Keuangan terus bergulir di Pengadilan Tipikor. Nama Samsudin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *